Begini Aturan Moonton untuk Transfer Pemain Mobile Legends

Begini Aturan Moonton untuk Transfer Pemain Mobile Legends

Pegiat eSports Indonesia sedang dalam perhatian besar. Perkembangan game menjadi sebuah cabang olahraga yang diperlombakan jadi alasannya.

Mobile Legends, sebagai salah satu game mobile dengan pemain banyak juga menjadikan bidang ini lebih serius.

Berbagai turnamen atau liga prestis diselenggarakannya. Contoh, MLBB Professional League (MPL) dan MLBB Southeast Asia Championship (MSC).

Dua kompetisi besar ini membuat Mobile Legends begitu terkenal dan atlet-atlet dengan skill mumpuni pun hadir.

Tim-tim seperti RRQ.O2, EVOS Esports, Louvre, Saints Indo dan banyak lainnya pun bermunculan. Pemain game kini bukan lagi sebagai bermain game, tapi mereka adalah atlet eSports.

 

Perpindahan atlet eSports ke tim lain

Seperti yang kita ketahui, dalam pemberitaan sebelumnya, EVOS harus melepas dua pemain, yakni Emperor dan Marsha.

Keduanya dikabarkan juga berpisah jalan, dengan Marsha menuju Louvre.

Namun, EVOS juga cermat dalam menghadapi kondisi seperti saat ini, dengan menyiapkan 2 pro player pengganti.

Dan pengganti dari 2 pro player ini adalah Rekt dan G.

Kepergian Marsha juga semakin jelas dengan konfirmasi dari tim barunya, Louvre melalui akun Facebook Resmi 12 Januari silam.

Bersama Watt, Marsha melengkapi jajaran pemain baru baru Louvre.

Transfer pemain ini yang menunjukkan keseriusan industri eSports di Indonesia. Namun, apakah terdapat peraturan atau regulasi dari Moonton perihal transfer pemain?

Regulasi transfer pemain eSports Mobile Legends

GCUBE.ID/Istimewa

Ditemui dalam press conference MPL Season 3, Selasa (15/1), kemarin,  Indonesia eSports Manager Moonton, Lius Andre menjelaskan terkait regulasi yang diberikan pihaknya kepada para tim, terutama yang mengikuti MPL.

"Setiap tim yang ingin melakukan transfer pemain, wajib mengisi dan submit transfer form ke Moonton, dari situ akan kita cek dan approve," kata Lius kepada awak media.

Lius menambahkan, apabila terdapat tim yang tidak melakukan pengisian dan penyerahan dokumen tersebut, maka akan ada sanksi.

"Terdapat sanksi, tapi itu tergantung seberapa besar pelanggaran yang dibuat. Mungkin juga bisa sanksi diskualifikasi (dari kompetisi/liga)," ujarnya.

Saat ini Mobile Legends telah memiliki 30 juta pengguna aktif setiap bulannya. Angka tersebut tidaklah kecil, dan bisa menjadi lumbung atlet eSports Indonesia.

BACA JUGA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *