Nyaris PermaBan di MSC 2018! Sekuat itu kah Grock dan Hayabusa?

GCUBE mobile-legends-grock-hayabusa-ban

Grock dan Hayabusa, dua hero Mobile Legends yang memiliki role sangat berbanding terbalik dengan satu sama lainnya. Grock adalah hero Tank besar dan sangat tebal yang memang berperan sebagai pelindung timnya, sementara Hayabusa adalah hero Assassin lincah dengan damage besar yang sangat gesit dalam menyerang ataupun melarikan diri.

Pada MSC yang digelar pada tanggal 27-29 Juli lalu, kedua hero ini hampir tidak pernah dapat dimainkan karena hampir selalu terkena ban saat sedang draft pick. Ini fenomena yang cukup menarik, mengingat pada MPL sebelum ini yang bernasib sama adalah Lancelot dan Kagura.

Apa yang terjadi? Mengapa kedua hero ini sekarang menjadi sangat ditakuti pemain profesional bila dimainkan oleh lawannya? Kali ini kami akan menganalisanya!

Grock

mobile-legends-grock-portrait

Performa Grock pada MSC kemarin sangat luar biasa. Memang benar, dia hanya muncul dalam 6 pertandingan saja. Grock adalah hero kedua yang paling sering terkena ban, yakni 24 kali dari 30 pertandingan.

Namun, seluruh game yang saat dia berhasil didapatkan pemain berakhir dengan kemenangan pada timnya. Dengan winrate 100% tersebut, tampaknya Grock dapat dikatakan hero Tank terbaik pada saat ini.

Apa yang menyebabkan Grock menjadi hero yang paling ditakuti lawannya, meskipun dia bukan hero yang mampu membunuh lawan dengan cepat karena perannya sebagai hero Tank?

Yang pertama tentu saja karena skill yang dimilikinya sangat ampuh untuk mengendalikan alur teamfight agar menguntungkan bagi timnya, terutama dengan kemampuannya untuk membuat tembok yang cukup lebar untuk menghalangi musuh.

Yang kedua adalah dengan hadirnya patch yang menambahkan item baru dan merework beberapa yang lain, Grock menjadi jauh lebih efektif dari sebelumnya. Rapid Boots yang baru mampu membuatnya mampu bergerak dengan sangat cepat sehingga menjadi sepatu pilihan tank dalam meta terbaru kali ini, dan Sky Guardian Helmet membuatnya tidak perlu sering kembali ke base dengan kemampuan regenerasinya yang tinggi. Kombinasi dua item ini membuatnya mampu melakukan roaming dengan bebas untuk membantu timnya, ataupun sekedar mengumpulkan informasi saja.

Hayabusa

mobile-legends-hayabusa-portrait

Walaupun rata-rata performanya saat berada dalam permainan tidak sebaik Grock karena mengalami 1 kekalahan, Hayabusa tetap menjadi hero yang paling sering diban dengan jumlah total 25 kali dari 30 game. Dan game yang dimenangkan dengan keberadaannya juga berakhir dengan sangat spektakuler berkat kemampuannya untuk mengcarry timnya.

Kelincahan Hayabusa dalam Mobile Legends memang tak dipungkiri lagi, mungkin yang bisa lebih licin dari hero ini hanyalah Fanny. Di tangan pemain yang mahir, dia mampu muncul tiba-tiba di sebelah musuhnya, menyerang dengan tajam, dan kemudian lenyap begitu saja.

Berkat kemampuannya ini, dia adalah satu dari sedikit hero yang dapat menyerang langsung ke tengah kerumunan tim lawan dan dapat keluar dengan selamat.

Dan seperti layaknya Grock, dia juga sangat diuntungkan dengan patch-patch terbaru. Rework pada skillnya membuat burst damage yang dapat dihasilkannya naik secara signifikan, efek Blade of Despair dan Endless Battle yang baru juga akan sangat menguntungkannya dengan tambahan damage yang sangat besar serta bonus regenerasi energy yang memang dibutuhkannya.


Itu lah analisa kami untuk mengetahui kenapa Grock dan Hayabusa menjadi sangat sering terkena ban. Dengan tren yang terjadi pada MSC ini, bisa jadi hal serupa akan menjadi lebih sering terlihat dalam ranked match yang kalian mainkan!

BACA JUGA