EVOS vs Dominos – Ternyata Oura Tidak Suka Fanny?

GCUBE mpl-dominos-vs-evos1

Tim EVOS eSports kembali menceteak skor 2-0 dengan megalahkan tim Domino's Hunters pada pertandingan Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia di minggu ke tujuh pada tanggal 10 Maret. Dengan ini kedudukan mereka di peringkat kedua dalam turnamen ini pun sudah dipastikan, dan tim Domino's Hunters terpaksa tersingkir setelah perjuangan yang gigih.

Sesi Interview

Kali ini tim GCube mewawancarai salah satu ujung tombak dari tim EVOS eSports, pro player yang terkenal dengan keahliannya dengan hero Fanny, yaitu Eko Julianto atau yang lebih dikenal dengan nama Oura. Berikut adalah hasil perbincangan kami dengan spesialis hero carry ini.

GCube: Baru saja minggu lalu saya menginterview mas Jess dari tim EVOS juga, katanya mas salah satu dari tiga damage dealer dalam tim ya?
Eko: Iya, benar. Saya, Jess, dan KneEr yang biasanya jadi hero carry. Tapi kadang kami juga memakai role lain, seperti di match terakhir tadi Jess memakai Estes.

G: Bagaimana pendapat mas tentang match tadi, kok bisa cepat sekali selesainya?
E: Itu mungkin keberuntungan kami saja ya, karena dari awal juga kelihatannya tim lawan mentalnya sudah agak drop karena posisi mereka terancam untuk tersingkir dari MPL kali ini, sementara kita tahu kalau untuk turnamen profesional seperti ini kita harus tenang dan tidak boleh ada keraguan yang dapat menyebabkan kesalahan dalam permainan.

G: Dan mungkin karena ada faktor-faktor lainnya seperti ada gangguan teknis di tengah pertandingan yang mengganggu konsentrasi pemain ya?
E: Bisa jadi juga, tadi ada beberapa kali kedua tim mengalami lag yang memang cukup mengganggu.

G: Sangat disayangkan juga ya pertandingan terakhir mereka melawan EVOS ada gangguan seperti itu. Oh ya, saya dengar kabar simpang siur, dan sebagian orang tidak percaya, tapi katanya mas Eko ini sudah menikah ya?
E: [Tertawa] Iya, sudah. Saya sudah menikah sekitar 2 tahun yang lalu.

G: Wah, berarti kabarnya benar ya. Kalau boleh tahu umur mas sekarang berapa ya?
E: Di tahun ini, umur saya sudah 20 tahun.

G: Baru 20 tahun sudah 2 tahun menikah?! Saya sudah 30 tahun lebih masih sendiri begini, jadi malu [tertawa].
E: [Tertawa] Tidak apa-apa mas, santai saja. Semua datang pada waktunya.

mpl-dominos-vs-evos2

G: Biar Tuhan yang menentukan lah ya. Sudah punya anak?
E: Sudah, anak perempuan, sekarang dia umurnya sudah 4 bulan.

G: Waah, selamat kalau begitu! Tapi umur 4 bulan sudah mulai rewel ya? Saya juga punya keponakan umurnya 1 tahun, jadi bisa mengerti sedikit.
E: [Tertawa] Iya, sudah mulai rewel. Tapi tidak apa-apa, masih lucu-lucunya bayi di umur segitu. Jam tidur saya juga tidak begitu terganggu, tapi kalau jam kerja memang perlu dikorbankan sedikit.

G: Kalau boleh tahu, mas Eko kerja apa ya?
E: Saya buat video di YouTube. Dan sekarang ini sudah mulai ada banyak kontrak dari game lainnya juga, jadi saya harus buat video setiap harinya.

G: Hoo, ternyata kita sama-sama main di YouTube juga. Nama channelnya Oura juga?
E: Iya, nama channelnya Oura Gaming. Kalau mas kreator juga?

G: Iya, channel saya Isaac Pendragon, masih sepi sih [Tertawa]. Anyway, ada rencana latihan khusus untuk menghadapi tahap final MPL ini?
E: Pasti, kami berencana untuk berlatih lebih sering lagi dari biasanya, kalau bisa diperpanjang juga waktunya.

G: Biasanya berapa lama durasi latihan tim EVOS ini?
E: Kalau untuk tim biasanya sekitar 2-3 jam tiap malam hari, tapi kami juga masih berlatih sendiri-sendiri di luar jam itu. Untungnya kami cukup fleksibel dan mudah untuk saling kontak, jadi tidak susah untuk mengadakan latihan bersama.

G: Oke, sekarang saya mau bertanya untuk hero favorit. Bisa sebut 3 hero yang pertama muncul di pikiran?
E: Hero favorit ya... Yang pertama itu bagi saya Lancelot, kedua Miya, dan yang ketiga Chou. Saya malah sebenarnya kurang suka dengan Fanny.

mpl-dominos-vs-evos3

G: Fanny malah tidak suka? Setahu saya bukannya hero signature dari Oura itu Fanny ya?
E: Kalau soal signaturenya iya. Saya tahu kalau Fanny akan dibutuhkan untuk beberapa situasi, maka dari itu saya berlatih memakainya hingga pada tahap tersebut. Tapi kalau untuk soal hero favorit, dia bukan favorit saya. Memang dia cukup unik, tapi bagi saya kurang memuaskan.

G: Ternyata begitu ya. Kalau begitu, untuk hero yang tidak disukai atau ditakuti, ada 3 hero yang bisa dinamakan?
E: Saya cuma bisa menyebut 1 hero yang paling saya benci: Kagura. Bagi saya dia itu tidak bisa dicounter, damagenya dari awal saja sudah sakit, bisa kabur dengan mudah, dan waktu teamfight ultimatenya benar-benar membuat kelabakan. Jadi saya mau pesan ke pihak developer Mobile Legends: Tolong Kaguranya di-nerf. Jangan cuma hero Assassin saja yang di-nerf, mohon Kaguranya juga dikondisikan.

G: [Tertawa] Semoga ada yang membaca hasil interview ini ya. Pertanyaan berikutnya, bagaimana pendapat seorang Oura terhadap perkembangan eSports di Indonesia ini?
E: Kalau untuk eSports Mobile Legends sendiri, saya rasa akan terus berkembang. Bisa kita lihat dari jumlah viewers untuk setiap konten Mobile Legends, terutama dalam ranah eSports seperti ini. Kalau untuk eSports secara umum, mungkin memang nantinya akan lebih ke arah game Smartphone kalau di Indonesia ini, karena game Smartphone jauh lebih mudah diakses oleh semua orang dibandingkan PC yang perlu spesifikasi yang cukup memadai untuk memainkan game kompetitif seperti DotA atau CS. Game Smartphone juga dapat dimainkan dimana saja dan kapan saja, tanpa perlu ke warnet atau semacamnya, selain itu juga bisa dimainkan dengan posisi sesuka hati pemainnya, tidak harus duduk di kursi.

G: Baik, kalau begitu pertanyaan terakhir. Adakah pesan yang bisa mas sampaikan ke pemain Mobile Legends lain di luar sana?
E: Untuk kalian yang ingin menjadi pro player juga, jangan pernah gampang menyerah. Kalau nanti sudah di atas, jangan lupa dengan orang-orang yang dulu sudah membantu kalian sampai kesana. Dan selalu menghargai orang-orang yang mungkin posisinya ada di bawah kalian. Selalu kerja keras, dan jangan sombong. Toxic kalau hanya sekedar hiburan atau bercanda masih tidak apa-apa, tapi jangan sampai membuat orang lain marah. Tetap semangat kejar impian kalian, apapun itu.

G: Pesan yang baik sekali mas Eko untuk menutup wawancara ini. Terima kasih banyak atas waktunya, semoga sukses di pertandingan berikutnya!
E: Ya, sama-sama!

mpl-dominos-vs-evos4

Dengan kemenangan di minggu ke tujuh ini, tim EVOS eSports (EVOS) berada di posisi ke-2 dengan 15 poin, disusul oleh tim ELITE8 Critical Reborn (E8) dan tim Bigetron Player Kill (PK) di posisi ke-3 dan ke-4 dengan 12 poin. Sementara peringkat atas masih tetap dipegang oleh sang raja Rex Regum Qeon (RRQ) dengan 16 poin. Posisi tiga besar sudah terlihat jelas sekarang, dengan tim E8 merebut posisi ke-3 dengan keunggulan KDA dari tim PK. Pertandingan final sudah semakin mendekat, maka simak terus berita MPL dari kami! Untuk melihat jadwal turnamen, hasil terkini, klasemen sementara, serta liputan pertandingan kamu dapat mengaksesnya disini!

Download Mobile Legends sekarang juga, dan ikuti terus perkembangan MPL di website kami dan jangan lupa untuk terus mendukung tim jagoanmu!

BACA JUGA