Rev Indo vs Pandora eSport – Pendapat Sang Rmitchi

GCUBE mpl-rev-vs-pandora1

Tim Rev Indo bertarung melawan tim Pandora eSports dalam turnamen Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia pada hari Sabtu tanggal 20 Januari. Pandora berhasil mendapatkan kemenangan pertama mereka sepanjang turnamen ini pada game pertama, namun Rev Indo membalas kekalahan mereka dengan sangat beringas di game kedua dan meraih kemenangan hanya dalam 9 menit, membuat skor akhir menjadi 1-1.

Sesi Interview

Kami berhasil mewawancarai representatif tim Rev Indo, yaitu Nino atau yang lebih dikenal dengan nama ingamenya REV. Rmitchi, yang memakai hero Hayabusa pada pertandingan kedua. Berikut adalah hasilnya.

GCube: Pertandingan yang luar biasa! Banyak sekali momen saat hero anda hampir mati, tapi anda selalu berhasil melarikan diri dari bahaya.
Nino: Ya, itu berkat tim saya yang sangat kompak

G: Baiklah, mari kita mulai sesi tanya jawab ini. Pada game pertama tim Rev Indo terlihat sedikit kewalahan, apa yang terjadi?
N: Itu akibat kesalahaan saat drafting komposisi hero, sebenarnya itu kesalahan saya karena saya berperan sebagai drafter dalam tim. Saya membiarkan teman tim saya memakai hero Zhask sementara di tim lawan ada Fanny, yang dapat meng-counter Zhask dengan mudah. Mungkin karena saya terlalu mempercayai tim saya, walau itu seharusnya tidak saya lakukan tapi tetap saya lakukan juga. Seharusnya tidak mungkin Pandora dapat mengalahkan Rev Indo, tidak ada ceritanya seperti itu.

G: Wah, itu klaim yang sangat berani sekali! Tapi memang dapat dilihat di game kedua dimana kalian unggul sangat jauh sekali. Tapi sepertinya strategi kalian di game pertama itu ingin melakukan push lane dengan cepat ya? Kalau dilihat dari komposisi yang kalian pilih dengan formasi 1-3-1.
N: Ya, memang seperti itu, karena kami selalu berfokus untuk mendapatkan objektif untuk meraih kemenangan. Kami tidak peduli berapa kill yang kami dapatkan atau siapa yang jadi MVP, karena semua itu tak ada gunanya bila turret lawan belum hancur semua. Karena itu lah di game pertama kami menggunakan komposisi untuk menekan serangan sekuat mungkin.

G: Betul sekali, untuk apa mendapatkan kill banyak tapi justru turret kita yang hancur. Jadi taktik apa yang kalian gunakan di game kedua?
N: Kami masih mengincar objektif seperti biasa, tapi kami perlu mengganti komposisi kami karena tidak ada yang memakai Zhask di tim kami pada game kedua. Oleh karena itu kami menggunakan formasi 2-1-2 karena rotasinya lebih mudah.

G: Menurut anda bagaimana meta strategi yang dipakai dalam pertandingan kelas tinggi sekarang ini, yang lebih memfokuskan pada taktik push lane dengan cepat seperti yang kalian gunakan? Apakah lebih seru seperti ini atau seperti pada masa awal Mobile Legends dimana tim melindungi Marksman hingga mereka kuat?
N: Secara pribadi, saya lebih suka seperti ini, karena saya sendiri sangat menyukai game yang cepat. Dan game ini juga didesain untuk dimainkan dengan cepat. Jadi kalau kita bisa menyelesaikan game ini dibawah 10 menit atau 15 menit, kenapa tidak?

mpl-rev-vs-pandora2

G: Sekarang mari kita bahas game ini sendiri. Menurut anda bagaimana dengan kecepatan rilisnya hero baru? Apalagi bisa dibilang mereka sangat kuat dibandingkan hero yang lama.
N: Sebagai player saya tidak bisa berpendapat banyak ya, karena itu adalah keputusan dari developernya sendiri. Tapi saya yakin kalau tidak ada hero overpowered dalam game ini, semuanya dapat dikalahkan bila kita memiliki counter mereka dan mengeksploitasi kelemahan mereka.

G: Hero apa menurut anda yang paling kuat sekarang ini? Yang selalu di ban saat ranked match dan dipakai bila tidak.
N: Saya rasa Lancelot, karena dia memiliki skill yang membuatnya kebal dari damage. Selain itu dia sendiri juga dapat memberikan damage yang besar, terutama dengan skill ketiganya.

G: Apakah sulit mengadaptasi strategi kalian dengan perubahan yang datang dari patch yang sangat sering dikeluarkan pada game ini?
N: Untungnya tidak, karena kami cukup sering berlatih dalam game ini, sehingga kami dapat beradaptasi dengan baik.

G: Begitu ya. Persiapan apa saja yang kalian lakukan sebelum turnamen besar seperti ini, seperti dinamika tim atau yang lainnya?
N: Yang paling utama itu latihan yang rutin, dan tentu saja terutama latihan teamwork. Untuk apa jadi pemain yang jago kalau tidak bisa kerja sama dengan tim sendiri? Lebih sulit melawan tim yang biasa-biasa saja tapi dapat kerja sama dengan baik dibandingkan dengan tim yang isinya player jago tapi tidak bisa kerja sama.

G: Berapa lama kalian berlatih setiap harinya? Apakah ada jadwal khusus seperti pemain pro luar?
N: Tidak ada, kami hanya berfokus dalam mengenali playstyle masing-masing dan bermain bersama bila ada waktu. Sebagian dari kita perlu pergi kerja, sebagian punya pacar, sebagian lagi punya waktu kosong yang lebih, jadi kita fleksibel saja. Yang penting ada latihan biarpun cuma 1-2 jam seharinya, tidak masalah.

G: Kalau begitu pertanyaan berikutnya. Game ini sudah jadi sangat besar di Indonesia dalam waktu kurang dari setahun. Menurut anda apakah ini hanya akan menjadi tren sementara saja, atau akan menjadi lebih besar lagi? Terutama dalam ranah eSportnya.
N: Kalau untuk eSportnya.. Kita jujur saja sih, jangan terlalu banyak berharap kalau di Indonesia ini. Bermain game di negara ini masih tetap akan dipandang rendah oleh masyarakat umum sebesar apapun perkembangannya, memang begitulah kenyataan yang ada, berbeda dengan di negara luar. Kalau untuk hobi atau sekedar have fun itu bagus, tapi kalau untuk dijadikan sebagai mata pencaharian utama sebaiknya jangan.

G: Bagaimana dengan anda sendiri, yang berhasil mencapai level profesional dan dapat berpartisipasi dalam turnamen besar seperti ini? Bagaimana perasaan anda?
N: Tentu saja saya bangga. Saya sangan menyukai olah raga dan game sejak sekian lama, jadi saya akan tetap bermain seperti ini sambil bekerja juga. Karena seperti yang saya bilang tadi, saya tidak memiliki ekspektasi yang besar untuk masa depan eSport Indonesia.

G: Baiklah, terima kasih untuk waktunya! Semoga sukses di pertandingan-pertandingan berikutnya!
N: Sama-sama!

mpl-rev-vs-pandora3

Dengan poin yang mereka dapatkan, tim Rev Indo meraih posisi ke-5 dalam turnamen ini dengan total 3 poin setelah 4 pertandingan. Sementara tim Bigetron Player Kill (PK)  masih memimpin dengan 7 poin. Untuk melihat jadwal turnamen, hasil terkini, klasemen sementara, serta liputan pertandingan kamu dapat mengaksesnya disini!

Ikuti terus perkembangan MPL di website kami dan jangan lupa untuk terus mendukung tim jagoanmu!

BACA JUGA