Saints Indo 2 vs Elite 8 Critical Reborn – Interview Khusus Dengan DayLen

mpl-e8-vs-stind1

Tim Elite 8 Critical Reborn berhasil mengalahkan tim Saints Indo 2 pada pertandingan Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia di minggu ke empat tanggal 3 Februari dengan skor 2-0. Namun walaupun mengalami kekalahan, Saints Indo 2 sempat memberikan perlawanan yang sangat sengit, terutama pada game kedua dimana mereka berhasil bertahan selama hampir 25 menit, bahkan meratakan seluruh turret milik Elite 8 Critical Reborn dan berhasil merebut 2 dari 4 Lord yang muncul sepanjang permainan. Tapi counter-attack setelahnya dari tim Elite 8 Critical Reborn terlalu kuat untuk mereka, dan Saints Indo 2 harus puas dengan posisi ke-8 saat ini.

Sesi Interview

Kali ini tim GCube berhasil bertemu dengan leader sekaligus founder dari tim Saints Indo, yang dikenal dengan nama DayLen. Kami pun menggunakan kesempatan ini untuk mengenal lebih jauh lagi tentang tim yang sudah berjuang dengan gigih di medan tempur MPL kali ini.

GCube: Terima kasih atas kesempatan ini, pertama kalinya bisa bertemu dengan pendiri tim eSports besar di Indonesia.
DayLen: Oh tidak apa-apa, saya juga senang bisa dapat kesempatan bercerita.

G: Ada yang saya ingin tanyakan sebelumnya, saya dengar kabar kalau tim Saints Indo 2 ini dibentuk khusus untuk mengikuti MPL. Apakah itu benar?
D: Sebenarnya tim ini sudah direncanakannya sejak lama, dari setelah MSC waktu itu. Tapi ada masalah untuk mencari anggotanya, waktu itu kita cuma punya 2 orang untuk tim Saints Indo 2 ini. Dan setelah itu ada pengumuman kalau MPL mau diselenggarakan tahun ini, dan kita masih belum punya cukup anggota. Akhirnya kita berikan keyakinan pada mereka untuk mencari teman-teman yang mereka percaya untuk diajak bergabung ke tim Saints Indo 2 ini.

G: Wah, kok kesannya seperti tim dadakan begitu ya?
D: Ya bisa dibilang memang dadakan sekali, karena kita dikejar waktu. Tapi untungnya mereka bisa bermain bagus, sangat baik menurut saya malah, karena mereka bisa lolos kualifikasi dan akhirnya sampai ke peringkat 8 dalam turnamen besar seperti MPL ini. Tapi mungkin disini mereka merasakan tekanan karena melawan tim-tim besar seperti RRQ, Rev Indo, dan lain-lainnya, jadi saya rasa karena itu mereka mengalami kekalahan di sebagian besar pertandingan mereka.

G: Tapi tentunya mereka mendapat pengalaman yang sangat besar dengan berhadapan dengan pemain profesional lainnya.
D: Betul sekali, saya harap dengan pengalaman melawan pemain yang lebih tangguh mereka dapat bermain lebih baik lagi ke depannya. Selain itu juga mereka bisa sharing dengan kita agar mereka bisa melewati tantangan seperti ini nantinya.

G: Kalau tim inti Saints Indo sendiri bagaimana? Apakah fokus utamanya sekarang?
D: Ya, jadi tim kami ini sudah dibentuk sudah mau setahun, lebih tepatnya nanti di tanggal 25 Februari. Setelah MSC terakhir waktu itu, kami sedang berusaha untuk memperkuat tim kami lagi, karena sebenarnya tidak ada yang bisa 100% berfokus disini. Sebagian punya pekerjaan, seperti saya, yang lain juga ada yang punya usaha sendiri, dan ada juga yang sudah keluar dari tim. Jadi untuk sekarang ini fokus kami itu adalah memastikan tim kami ada dalam kondisi optimal untuk mengikuti turnamen berikutnya, semoga kami siap sebelum MSC berikutnya dimulai.

G: Jadi tim Saints Indo berencana berpartisipasi di MSC, bagaimana dengan MPL season kedua?
D: Saya harap kami juga dapat berpartisipasi. Saya yakin tim Saints Indo 2 ini akan lebih kuat lagi dari sekarang di saat itu. Bila kami mendapatkan sponsor yang baik, kami pasti akan mengikuti MPL berikutnya.

mpl-e8-vs-stind2

G: Ada rencana membentuk tim lain lagi selain Saints Indo 2?
D: Ya, ada. Sekarang kami sedang dalam proses mencari anggota untuk tim Saints Indo Ladies. Setelah itu nanti mungkin ada Saints Indo Reborn, karena sebelumnya syarat untuk masuk Saints Indo itu cukup berat; butuh paling tidak 75% win rate dalam ranked match. Tapi seiring dengan waktu, banyak pemain yang sudah improve dan mengerti tentang cara bermain yang benar, jadi kita tidak bisa melihat win rate saja sekarang. Kami ingin mengubah syarat masuknya misalnya jadi 60% win rate tapi 30%nya menjadi MVP, kurang lebih seperti itu.

G: Begitu ya, dengan peraturan baru ini juga memastikan tidak ada calon anggota yang cuma di carry oleh timnya.
D: [Tertawa] Yah, itu juga salah satu poin pertimbangan kami juga. Kami ingin hanya pemain yang bagus yang bisa bergabung ke Saints Indo.

G: Sekarang ini apa peran anda dalam tim Saints Indo 2? Apakah seperti supervisor, atau ada mengikuti turnamen-turnamen kecil juga?
D: Untuk sekarang ini saya berperan sebagai manager karena tim saya sendiri masih belum aktif. Jadi saya berusaha untuk memenuhi kebutuhan tim, dan memastikan mereka bisa beroperasi dengan baik sampai kita bisa mendapatkan sponsor.

G: Jadi dalam MPL ini tim Saints Indo 2 masih menggunakan dana sendiri?
D: Bisa dibilang begitu. Sebenarnya kita sudah ada sponsor, tapi tidak begitu besar, jadi kami harus menutupi kekurangan lainnya sendiri. Kalau tim lain seperti RRQ atau EVOS kan memang tim eSports yang besar, jadi mereka lebih mudah mendapatkan sponsor yang besar juga.

G: Berarti untuk saat ini tugas utama anda memastikan tim ini bisa mencapai tingkatan yang sama dengan yang lain untuk mendapatkan sponsor yang lebih baik lagi?
D: Betul sekali, karena sebenarnya kita ada banyak kendala untuk MPL ini. Sebagian member ada yang dari luar kota, dan mereka tidak punya penghasilan disini, akhirnya mereka buka jasa joki untuk mendapatkan uang. Tapi karena ini mereka tidak bisa fokus berlatih dengan baik, kalau jadi joki, misalnya diminta sampai ke rank Epic begitu, sementara mereka sendiri sudah Mythic Epic, jadinya mereka melawan orang-orang yang skillnya dibawah mereka terus dan akhirnya malah tidak berkembang. Kalau sudah dapat sponsor yang bagus, mereka tidak perlu jadi joki lagi, dan bisa fokus berlatih melawan orang-orang yang sepadan.

G: Wah, masalahnya rumit sekali ternyata, semoga dapat diselesaikan dengan cepat ya. Untuk yang terakhir, apakah ada harapan tersendiri untuk tim Saints Indo 2 ke depannya?
D: Tentunya saya ingin mereka lebih baik lagi, dan kalau bisa jadi juara di turnamen berikutnya juga. Tapi kami selalu bilang ke mereka untuk jangan pernah kecewa kalau kalah, masih banyak pertandingan lain, MPL sendiri digelar 3 kali setahun ini. Saya ingin mereka menjadikan kekalahan yang mereka alami disini sebagai pengalaman berharga agar bisa berkembang lebih baik lagi.

G: Kalau begitu saya doakan tim Saints Indo 2 bisa berpartisipasi lagi di turnamen berikutnya. Sekali lagi, terima kasih atas waktunya!
D: Terima kasih doanya, sama-sama!

mpl-e8-vs-stind3

Setelah minggu ke empat ini, tim Saints Indo 2 berada di posisi 8 dengan 2 poin, bersama dengan tim Domino's Hunters dan tim Louvre. Sementara peringkat atas dipegang oleh tim Rex Regum Qeon (RRQ) dan tim Bigetron Player Kill (PK) dengan 9 poin. Untuk melihat jadwal turnamen, hasil terkini, klasemen sementara, serta liputan pertandingan kamu dapat mengaksesnya disini!

Ikuti terus perkembangan MPL di website kami dan jangan lupa untuk terus mendukung tim jagoanmu!

BACA JUGA