MSC 2018 | Lancelot Mendominasi, tapi Tidak Di-ban?

mobile-legends-lancelot-mvp

Lancelot, hero Assassin Mobile Legends yang sudah banyak mendapatkan protes dari para pemain saat pertama kali muncul karena terlalu kuat, menjadi Assassin favorit yang memiliki winrate terbesar pada MSC kemarin dengan total kemenangan sebesar 72% dari 22 kali pertandingan.

Tetapi, dia hanya terkena ban sebanyak 4 kali saja dan tidak muncul sama sekali dalam 4 pertandingan sisanya.

Padahal pada MPL sebelumnya, Lancelot termasuk salah satu hero yang paling sering terkena ban bersama Kagura dan Gusion. Namun, pada MSC ini dia justru tampak bebas bermain dan malah merenggut banyak sekali kemenangan bersama timnya.

Mengapa hero ini bisa kuat sekali? Lalu kenapa dia lolos dari ban kali ini? Kami dari GCube mencoba untuk menganalisanya, dan membagi hasilnya dalam beberapa poin berikut!

1. Paket Skillnya Memang Mantap

mobile-legends-lancelot-mvp1

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Lancelot dapat menghasilkan damage yang sangat besar dalam waktu singkat, layaknya seorang hero Assassin. Namun, damage bukan satu-satunya yang membuatnya sangat kuat.

Skill pertamanya, Puncture, mungkin terlihat lemah bila dari angka yang dihasilkan. Namun, kekuatan utamanya terletak pada kemampuan yang dapat dipakai berkali-kali, selama mengenai target yang belum terkena skill ini. Dengan skill ini, Lancelot dapat bergerak dengan leluasa dalam kerumunan musuh dan sangat sulit diserang.

Skill keduanya, Thorned Rose biasanya hanya digunakan untuk damagenya yang memang sangat besar bila berhasil menangkap musuh tepat di tengah-tengah 'segitiga kematian'nya. Ada fungsi lain yang jarang digunakan oleh pemain biasa; saat menggunakan Thorned Rose, Lancelot tidak bisa ditarget, dan serangan apapun yang seharusnya mengenainya akan gagal. Jadi, skill Ultimate Lesley atau Cyclops misalnya, dapat kalian hindari dengan mudah.

Skill Ultimatenya, Phantom Execution, selain menghasilkan damage yang besar pada musuh juga dapat digunakan untuk menghindari serangan berkat efek kebal yang didapat saat memakainya. Jarak yang kalian tempuh juga sangat jauh, jadi sangat ampuh untuk melarikan diri.

2. Item Yang Tepat Sangat Membantunya

mobile-legends-lancelot-mvp2

Memang betul, semua hero membutuhkan item untuk menjadi lebih kuat, dan Lancelot bukan pengecualian. Performanya setelah mendapatkan Bloodlust Axe dan Endless Battle menjadi sangat berbeda dari sebelumnya. Terutama bila berhasil mendapatkan Blade of Despair setelahnya.

Dengan item yang cukup, hero-hero dengan HP kecil sudah tidak dapat berkutik lagi saat Lancelot sudah berada di sebelahnya. Cukup dengan kombinasi skill 1 dan skill 2 saja dia sudah dapat membunuh 1 hero dengan cepat.

Meski begitu, di sini jugalah sebenarnya kelemahan Lancelot berada. Sebelum mendapatkan item-item utamanya, dia bisa dibilang tidak bisa berbuat banyak. Di samping itu juga..

3. Kontribusinya Dalam Teamfight Sebenarnya Minim

mobile-legends-lancelot-mvp3

'Damage' adalah satu-satunya yang dapat disumbangkan oleh Lancelot dalam teamfight. Kemampuan khusus dari skill-skillnya, hingga skill pasifnya sekalipun, hanya menguntungkan dirinya sendiri, Karena itulah pemain profesional lebih memilih untuk melepasnya dari ancaman ban dengan harapan mereka dapat men-shutdown perkembangannya sebelum damage tidak terkendali.

Selain itu, performa Lancelot bisa dibilang menurun drastis bila pertandingan mencapai late game. Seperti yang pernah dikatakan oleh G, kapten tim Aerowol Roxy saat ini, damage Lancelot saat memasuki late game mulai tidak berasa seperti saat midgame, terutama bila ditekan terus dari early game.

4. Masih Ada Hero Lain yang Lebih Mengancam

mobile-legends-lancelot-mvp4

Kami dapat menyimpulkan kenapa hero satu ini jarang terkena ban; Ada 2 hero lain yang ternyata memang lebih berbahaya di tangan pemain profesional, yaitu Grock dan Hayabusa. Pemain profesional masih lebih memilih untuk mem-ban mereka ketimbang Lancelot yang meskipun sangat mematikan (bila diberi kesempatan), kontribusinya dalam teamfight kalah jauh dibanding kedua hero tersebut.

Grock masih dapat mengendalikan teamfight meskipun dengan item seadanya, dan Hayabusa masih dapat melakukan split push dengan aman berkat kemampuannya untuk berpindah-pindah tempat dengan cepat. Selain dua hero tersebut, masih ada beberapa hero lain juga yang lebih berbahaya dalam teamfight dibandingkan Lancelot, seperti Helcurt dan Selena yang juga menjadi top 4 hero yang terkena ban, atau Jawhead dan Chou yang sangat ampuh dalam memulai teamfight.


Begitulah analisa kami tentang bagimana Lancelot dapat mendominasi MSC 2018 dan tidak menjadi hero yang paling sering terkena ban. Jadi kesimpulannya adalah masih banyak hero lain yang lebih berbahaya dalam teamfight untuk diban, meskipun bila Lancelot dibiarkan mendapatkan item dengan cepat dia memang tidak dapat dihentikan.

Kami berpendapat bahwa para pemain profesional lebih memilih untuk berusaha menghentikan Lancelot dengan usaha mereka sendiri dan memastikan hero lain yang lebih merepotkan tidak muncul sama sekali.

BACA JUGA