Lawan Onic, 3 Kesalahan Lemon CS di Piala Presiden eSports 2019

Lawan Onic, 3 Kesalahan Lemon CS di Piala Presiden eSports 2019

Semi Final Piala Presiden eSports 2019, Minggu (31/3) silam, mempertemukan Onic eSport dengan PSG.RRQ.

Tentunya, pertemuan keduanya sudah ditunggu fans keduanya dan pecinta Mobile Legends.

Mengingat, pada awal-awal Piala Presiden eSports 2019, PSG.RRQ merupakan tim yang diunggulkan.

Namun, unggulnya pemain PSG.RRQ tidak menjamin bahwa tim ini akan menang dengan mudah. Kenyataanya, Onic eSports mencuri kemenangan dengan skor 2-0.

GCUBE coba menganalisis apa alasan yang membuat PSG.RRQ bisa kalah dari Onic.

Berikut ini adalah 3 alasan utama PSG.RRQ kalah dari Onic eSports di Semifinal Piala Presiden eSports 2019.

1. Permainan yang Kurang Terkoordinasi

Dalam game MOBA, kerja sama tim merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Berbeda dengan game FPS, di mana kalian dapat mendominasi sendirian, kalian harus memikirkan strategi dengan matang.

Dalam match antara Onic dan RRQ, terjadi beberapa blunder seperti tidak saling back-up atau salah baca situasi yang terjadi pada Lemon cs.

2. Terlalu Berambisi Untuk Menyerang

Semua tim pastinya ingin menyerang dan memenangkan permainan dengan cepat.

Namun, terlalu berambisi untuk menyerang pun dapat berdampak buruk bagi tim.

Hal ini dikarenakan pertahanan akan lebih terbuka apalagi jika tim menyerang sendirian.

PSG.RRQ terlalu berfokus pada serangan, hingga lupa cara kabur atau menghindar bila rencana tidak berjalan lancar.

GCUBE.ID sekarang juga mengupas Guide Hero Terbaru dan Terkuat dalam VIDEO lho! Cek channel YouTube kami, GCUBE PLAY atau klik di sini.

Sehingga tiap hero dalam tim PSG.RRQ yang tertangkap langsung dibunuh oleh Onic dengan cepat.

3. Pertahanan yang Lengah

Nah, yang terakhir ini karena terlalu berambisi untuk menyerang, RRQ kurang memperhatikan kekuatan pertahananya.

Apalagi di match 2, RRQ tidak mengambil hero pure Tank. Mereka justru mengambil Akai dan Chou yang hanya semi Tank.

Hal ini membuktikan bahwa RRQ tidak terlalu memperhatikan pertahanannya.

Di tambah lagi, Akai dan Chou dalam match saat itu tidak menggunakan peran Tankernya dengan baik.

Ambisi mereka untuk menyerang menjadi salah satu kesalahan fatal yang membuat RRQ gagal melaju ke Grand Final.

BACA JUGA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *