Recap Regular Season MPL Indonesia Season 1 – Tidak Banyak Kejutan?

mobile-legends-professional-league-banner

Regular Season MPL Indonesia telah berakhir. Dari 10 tim peserta, 8 tim telah lolos ke babak play-off untuk memperebutkan gelar juara MPL Indonesia. Kedelapan tim yang akan mengikuti babak play-off adalah Rex Regum Qeon, EVOS eSports, ELITE8 Critical Reborn, Bigetron PK, Team Nxl, Rev Indo, Louvre, dan Saints Indo Junior. Saints Indo Junior sendiri sebenarnya memiliki poin yang sama dengan 2 tim yang tereliminasi yaitu Domino's Hunters dan  Pandora eSports. Namun hasil K/D/A dan head to head Saints Indo Junior yang lebih baik diantara ketiga tim tersebutlah yang menyebabkan Saints Indo Junior dapat mengikuti babak selanjutnya.

 

Delapan tim yang lolos Regular Season dan melaju ke babak selanjutnya.

 

Hasil Regular Season ini tidak banyak memberikan kejutan karena tim - tim yang diprediksi akan lolos memang akhirnya lolos ke babak play-off. Namun, bukan berarti tidak ada kejutan yang terjadi. ELITE8 yang sebelumnya diprediksi akan finish di papan tengah dapat meraih posisi ke-3 di Regular Season setelah menyalip Bigetron PK yang mendominasi paruh pertama Regular Season. Bigetron PK sendiri harus puas finish di posisi ke-4.

Di papan tengah, kejutan - kejutan kecil juga terjadi dengan bangkitnya Team Nxl dan Louvre di paruh kedua Regular Season. Team Nxl bahkan berhasil menahan imbang RRQ dan PK dan berhasil finish di posisi ke-5. Hasil yang luar biasa mengingat mereka hanya mendapatkan 3 poin saja sebelum break tengah season.

Hero - Hero Baru dan Pergeseran Meta

Dengan banyaknya hero - hero baru yang rilis di tengah - tengah berlangsungnya MPL, terjadi banyak sekali pergeseran meta permainan. Jika di paruh pertama season kita melihat pentingnya peran Assassin dan Mage, di paruh kedua justru hero - hero Tank yang menjadi kunci permainan.

Hero Tank yang sebelumnya hanya berfokus melindungi Marksman dan Mage tim-nya berubah menjadi playmaker tim. Hal ini terjadi karena kuatnya skill - skill hero Tank di early game. Hero - hero Tank agresif seperti Hylos, Johnson, dan Chou seringkali melakukan rotasi  antar lane untuk melakukan gank kepada hero core lawan. Rotasi - rotasi awal seperti ini seringkali menjadi penentu kemenangan tim karena tim yang sukses melakukan rotasi dapat memastikan hero - hero core mereka untuk unggul di mid game dan late game.

 

Gusion menjadi sasaran ban karena selalu tampil baik jika di-pick.

 

Hero - hero baru juga membawa napas segar ke MPL Indonesia. Johnson setelah rework misalnya mendapat rate pick dan ban sebanyak 100% pada minggu pertama setelah rework. Angela dan Gusion juga sering sekali menjadi prioritas ban. Pada minggu terakhir, banyak tim malah lebih memilih untuk merelakan Kagura untuk ban Gusion. Hasilnya Gusion mendapat rate pick dan ban sebanyak 100% dari 12 game (10 ban dan 2 pick) di minggu terakhir MPL Indonesia. Dalam 2 game dimana Gusion di-pick, Gusion memenangkan dan menjadi MVP di kedua game tersebut!

 

Akankah hero baru Valir bersinar di MPL?

 

Babak selanjutnya MPL Indonesia nanti tentunya akan dibumbui oleh strategi - strategi baru untuk melawan hero - hero ini. Ditambah lagi, Valir juga sudah dapat digunakan! Akankah Valir mengikuti tren Angela, Johnson, dan Gusion? Atau malah menjadi pick situasional saja? Tonton terus MPL Indonesia untuk mengetahui jawabannya!

 

Recap Regular Season MPL Indonesia Season 1 Ini Merupakan Kolaborasi Antara RevivalTV dan GCube

mobile-legends-mpl-organizer-revivaltv

MPL Indonesia (Mobile Legends Professional League)
dikelola oleh RevivalTV.id - Perusahaan Media dan Broadcasting E-sport pertama dan nomor 1 di Indonesia

Website: www.revivaltv.id
Facebook: facebook.com/RevivaLTVID/

BACA JUGA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *