Recap MPL Season 2 Week 2: Kagura Kembali ke Meta Permainan?

GCUBE gcube-banner-mpl-s2

Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 2 telah memasuki pekan kedua. Pada pekan ini 10 tim peserta MPL Indonesia Season 2 bertanding dalam 7 pertandingan yang berlangsung dari Jumat (14/9) hingga Minggu (16/9).

Hal menarik yang terjadi di pekan ini adalah kita dapat melihat kembalinya Kagura ke meta permainan pro. Setelah hanya di pick 7 kali pada pekan pertama (dengan hasil 4 menang 3 kalah), Kagura mendominasi pekan ke-2 MPL dengan catatan 9 menang dan 1 kalah dari 10 game dimana Kagura di-pick. Tidak hanya itu, dari 10 game tersebut tercatat 3 kali Kagura mendapatkan gelar MVP.

Info Lengkap Kagura

Recap Jumat (14 September)

Aerowolf vs RRQ.O2

MPL Season 2 Week 2 dibuka dengan pertandingan antar 2 tim kelas kakap Aerowolf Roxy melawan Rex Regum Qeon. Setelah imbang dalam 2 game, berlangsung game 3 yang sangat sengit. Pada game ini, RRQ mem-pick Valir dan Akai untuk counter Fanny yang di-pick oleh Aerowolf. Startegi ini bekerja cukup baik di early game karena pergerakan Fanny yang dimainkan Ichsan cukup terbatas.

Namun, memasuki mid game rotasi Aerowolf yang dipimpin oleh Lucky yang memainkan Kagura seakan mematikan kontrol map RRQ sehingga Fanny dan Karrie tim Aerowolf dapat melakukan farming dengan cukup leluasa.

RRQ kemudian sempat membalikkan keadaan setelah mereka menghabisi 4 hero Aerowolf yang terlalu percaya diri bermain agresif setelah mereka mendapatkan Lord. Memanfaatkan momen ini, RRQ mulai melakukan comeback dengan menguasai jungle Aerowolf dan bahkan berhasil mendapatkan Lord.

Sayangnya, mereka mengulangi kesalahan yang dilakukan Aerowolf dengan memulai teamfight yang buruk. Dengan 3 hero  RRQ mati, Aerowolf akhirnya dapat menghabisi Lord RRQ dan kemudian memenangkan game ketiga.

 

Team Capcorn vs Saints Indo

Grock tim Saints mencuri base Capcorn setelah membeli Immortal

Di pertandingan ini, Saints Indo berhasil menang 2-0 melawan Team Capcorn. Namun kedua kemenangan ini diraih dengan cukup sulit.

Game 1 dari pertandingan ini berlangsung ketat. Saints unggul besar di awal sampai mereka mendapatkan Lord. Sayangnya, eksekusi fight yang buruk membuat beberapa hero Saints mati.

Memanfaatkan hal ini, Capcorn terus menekan Saints yang kewalahan dalam teamfight tanpa hero utama mereka, Martis yang dimainkan oleh DUGONG. Capcorn bahkan berhasil mencuri 1 inhibitor turret Saints dan berbalik unggul setelah awalnya tertinggal 6 kill.

Teamfight memperebutkan lord kedua berlangsung dengan seru. Grock berhasil menahan 3 hero Capcorn dan akhirnya Hanabi tim Saints berhasil mengambil Lord. Namun, Helcurt yang melihat minion tim-nya sudah berada dalam base tim Saints memutuskan untuk melakukan push. Sayang sekali, usaha ini kemudian gagal setelah Alice dibantu dengan Lord yang baru keluar berhasil mempertahankan base Saints dan Helcurt bahkan harus mati.

Tanpa adanya Helcurt, Capcorn mati-matian mempertahankan base mereka. Helcurt kembali hidup di saat kritis dan Capcorn berhasil menghabisi 3 hero Saints dengan kondisi base mereka akan hancur jika terkena 1 hit lagi saja.

Sialnya, Grock tim Saints yang dimainkan oleh HEXAZ0R ternyata memiliki Immortality dan memastikan kemenangan bagi Saints di game pertama.

Recap Sabtu (15 September)

Bigetron vs ONIC

ONIC melanjutkan performa baik mereka dengan mengalahkan Bigetron 2-0. Walau tidak mendapatkan gelar MVP, Watt mengontrol tempo kedua game dengan menggunakan Aurora dan Kagura. Aktif roaming dibantu oleh Eiduart dan Drian, Watt berhasil menciptakan ruang farming untuk 2 pemain core ONIC yaitu Fenrir dan  Spade yang bergantian memainkan Gusion, Lancelot, dan Karrie.

Dengan hasil ini, ONIC mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen Regular Season MPL dengan raihan 8 poin.

RRQ vs EVOS

Game 2 RRQ vs EVOS yang berlangsung ketat

Bertolak belakang dengan performa ONIC, EVOS kembali menelan kekalahan 2-0 ketika mereka menghadapi RRQ. Di pertandingan yang paling dinanti oleh para penggemar Mobile Legends di tanah air, RRQ membungkam EVOS di game 1 dengan skor telak 15-8. Gusion yang dimainkan oleh AyamJGO dan Grock yang dimainkan oleh Liam benar benar mematikan permainan EVOS dari awal hingga akhir.

Game 2 sebaliknya, berlangsung dengan sangat ketat. EVOS mengontrol fase early game dengan memanfaatkan pick Martis dan Selena. Baru berjalan 3 menit, EVOS sudah unggul 3 kill dan hampir 3000 gold atas RRQ. Sayang sekali keunggulan awal ini tidak dimainkan dengan baik oleh EVOS yang bermain ceroboh. RRQ bermain sabar dan mencuri kill-kill kecil sampai mereka berhasil menyamakan ketertinggalan gold mereka.

Permainan berlangsung cukup stagnan di mid game. EVOS terus-menerus berusaha melakukan gank memanfaatkan skill Abyssal Arrow dari Selena yang dimainkan oleh JessNoLimit. Namun, kebanyakan dari usaha ini digagalkan oleh Liam yang memanfaatkan skill pasif dan skill 1 Grock.

RRQ kemudian menyerang Lord. JessNoLimit berusaha mencuri Lord menggunakan Abyssal Arrow, namun TUTURU yang menggunakan Helcurt menahan panah tersebut. Dibantu dengan Lord ditambah dengan beberapa hero core EVOS yang mati, RRQ berhasil memenangkan pertandingan.

Build Lengkap Hero Mobile Legends

Recap Minggu (16 September)

Saints vs SFI

Saints melanjutkan tren kemenangan mereka setelah mereka menghajar SFI eSports 2-0 di pertandingan pembukaan hari ke-3. Hinelle tampil dengan buas di 2 game ini menggunakan Kagura dan berhasil mendapatkan gelar MVP di game ke-2. Permainan Kagura yang ditunjukkan Hinelle berhasil mematikan 2 carry tim SFI IpiN dan Doyok.

Dengan kemenangan ini, Saints telah mengantongi 6 poin dari 3 game menempel Louvre dan Aerowolf yang mengantongi poin yang sama.

EVOS vs Louvre

EVOS akhirnya mendapatkan poin pertama mereka setelah menundukkan Louvre dengan skor 2-1. Game pertama didominasi total oleh EVOS walaupun mereka harus menunggu agak lama karena Louvre memiliki Gord yang dapat terus mempertahankan base tim-nya. Namun, pada akhirnya penampilan gemilang JessNoLimit dan iOS yang memainkan Martis dan Kaja memberikan kemenangan pertama EVOS di MPL season 2.

Game ke-2 berada dalam kendali Louvre. Alice yang dimainkan Kido dan Kaja yang dimainkan DONKEY mengontrol total permainan. Karrie yang dimainkan EVOS bahkan tak bisa melakukan farming karena terus-menerus dikunci oleh Rmitchi yang memainkan Saber.

Pada game ke-3, Oura bermain dengan sangat baik menggunakan Gusion dengan total 12 kill dan 6 assist. Terus melakukan roaming sejak mendapat ulti, Oura sering mendapat kill-kill kecil terhadap Martis yang mencoba melakukan push.

Capcorn vs Boom Jr.

Blunder dari pemain Capcorn, Raizel yang membuat Boom Jr. leluasa memenangkan pertandingan

Boom Jr. menaklukan Capcorn 2-1 pada pertandingan ini. Imbang di 2 game pertama, kedua tim memainkan game ke-3 dengan tempo yang sangat cepat.

Baru 4 menit game berlangsung, masing-masing tim telah berhasil menghancurkan 2 turret mesuhnya. Setelah bertukar kill selama beberapa menit, Boom Jr. mendapat celah, saat Raizel yang memainkan Gusion terlalu bernafsu membunuh Alice yang sudah ditandai oleh pisaunya.

Sayang sekali, Boom Jr. mewaspadai pergerakan ini dan sudah ada 3 hero yang menunggu Gusion datang. Momen ini kemudian dimanfaatkan oleh Boom Jr. yang langsung menghajar Lord. Blunder dari Raizel ini berakibat fatal karena Boom Jr. berhasil menghabisi seluruh turret Capcorn dan kemudian menghancurkan base Capcorn beberapa menit kemudian.

BACA JUGA